Kalau
tergila-gila,berarti tertarik kepada seseorang dan biasanya dia akan memuja
orang tersebut,melupakan keburukan atau kesalahannya dan selalu mengingat
sekecil apapun kebaikannya.Kegila-gilaan ini biasanya dimulai dengan rasa
tertarik pada beberapa sifat yang nampak sehingga menimbulkan rasa suka dan
merasakan rasa aneh dalam hati,bahkan sampai menganggap waktu yang dilalui
bersamanya begitu cepat.
Namun,ketergila-gilaan
biasanya menghilang secepat kedatangnnya,seperti sebuah meteor yang tebakar
merah menyala,lalu dengan cepat ia padam.dan biasanya jenis cinta ini menimbulkan
:
v Secara emosonal melelahkan
v Membuat banyak berhayal
v Mengganggu sakolah
v Menjadi tidak bertanggung jawab
v Membuat cemburu dan posesif
v Menghabiskan energi
So….,jika
menurutmu kamu sedang jatuh cinta,tapi kamu sendiri bertindak tidak bertanggung
jawab atau bahkan merusak,kemungkinan besar,itu adalah tergila-gila dan bukan
jatuh cinta.
Then..,whats the
right meaning of love…..?
Sebenarnya setiap orang
dapat mengartikannya dengan persepsi yang berbeda-beda,karena memang telalu
rumit untuk dijelaskan dengan gamblang.Seperti yang telah kita ketahui,telah
banyak penyair,pengarang dan penulis yang telah bertahun-tahun mencoba memaknai
cinta,wal hasil belum ada yang berhasil.Akan tetapi jika dilihat dari kenyataan
dan sebagian besar orang telah menyadarinya,bahwa perasaan cinta bisa saja
dalam dan kuat,malah perasaan itu bisa mirip dengan keadaan tergila-gila. Akan tetapi
ketergila-gilaan membuatmu seperti berjalan dalam keremangan mimpi,sedangkan Cinta
yang sesungguhnya/cinta sejati membuatmu mampu melihat segalanya dengan
jelas,dan cinta ini mampu bertahan walaupun dihantam dengan berbagai
cobaan,sementara ketergila-gilaan dapat memudar dengan cepat.
Cinta sejati
didasarkan pada persahabatan,kepercayaan dan kepedulian kepada orang lain.Cinta
memusatkan diri kepada seorang manusia beserta sifat-sifatnya secara utuh,bukan
hanya hiasan fisiknya.Cinta memang berarti menyukai “penampilan fisik”
seseorang,tapi dia jauh menyukai apa yang ada di “dalam” atau dalam arti lain sifat
yang dimikinya.Penampilan dan kemolekan fisik bisa diibaratkan seperti
bungkusan hadiah yang menarik,pembungkus tersebut hanya sebagai penutup hadiah
sesungguhnya yang ada di dalamnya.
Cinta memang tidak
dapat dipaksakan karena akan tumbuh sendiri seiring berjalannya waktu,dan para
remaja seperti kita nich,nggak seharusnya menyianyiakan dan membuang waktu
mereka hanya untuk mencari pasangan mereka.
Mungkin pada masa
remja ini,pernah atau mungkin sedang merasa tertarik pada seseorng dan
sebenarnya rasa ini dapat dinikmati dan dapat dijadikan sebagai bumbu-bumbu
kehidupan,tapi semua ini tidak boleh lebih dari batas kewajaran,karena
sesungguhnya bumbu kehidupan pda masa remaja ini seharusnya dapat memberi
semangat dan menjadikan hidup menuju arah yang lebih benar.Cinta seperti ini
biasanya bersifat konstruktif dan non-posesif karena keduanya saling membantu
untuk menjadi lebih baik,tapi harus lebih diingatkan lagi,walaupun merasakan
cinta yang seperti ini tapi sebenarnya ini bukanlah makna cinta yang sebenarnya
karna yang mengetahui makna cinta yang sebenarnya bagi mereka yang telah
melalui jenjang pernikahan.
Cinta yang
wajar,tidak harus saling menyerahkan diri,memburu hasrat fisik yang dimiliki,dll.akan
tetapi kedua belah pihak saling menghargai dan menyukai.Dan biasanya cinta yang
wajar tuh :
v Memberikan rasa percaya
diridan membuat diri lebih mantap
v Membuatmu mampu melihat
dengan jelas
v Memberimu semangat
v Membantumu menjadi lebih
bertanggung jawab
v Membuatmu menjadi lebih
berprestasi
v Tidak membuatmu
gelisah,sekalipun ia jauh darimu
“Perlu
diketahuti dan ditekankan bahwa cinta sejati dan tidak akan pernah hilang
adalah cinta kepada ALLAH SWT.”
“cinta
yang harus kita teladani adalah cintanya Rabi’ah Aldawiyah yang selalu
mencintai ALLAH SWT hingga dia tidak mencintai makhluk yang lainnya melebihi
cintanya kapada ALLAH SWT,karena dia takut menduakan cintanya kapada ALLAH
SWT”.
Now.,,,,…how
about us,,,,?!
What
do u think…………,,,,,,,?
Jika
sedang jatuh cinta,cintailah sewajarnya,karena jika terlalu dekat dan terlalu
mencintainya maka suatu saat dia akan menjadi musuhmu,begitu pula
sebaliknya….,dan berusahalah untuk menjadikan ALLAH,sebagai satu-satu nya
kekasihmu,,,,,…!